Simak Prospek Saham-saham Bank Digital di Tengah Kinerjanya yang Makin Moncer

Simak Prospek Saham-saham Bank Digital di Tengah Kinerjanya yang Makin Moncer

KONTAN.CO.ID – JAKARTA. Kinerja sejumlah bank digital baik dari sisi kredit maupun laba diyakini bakal mendorong kinerja sahamnya.

Asal tahu saja, tiga bank digital di antaranya berhasil mencetak laba bersih pada semester I 2022. Mereka adalah PT Allo Bank Indonesia Tbk. (BBHI), PT Bank Jago Tbk. (ARTO), dan PT Bank SeaBank Indonesia.

Dari semuanya, Allo Bank meraih cuan tertinggi dibandingkan Bank Jago maupun SeaBank. Bank milik taipan Chairul Tanjung ini mampu mencetak laba bersih hingga Rp 150,62 miliar pada Juni 2022, atau naik hingga 556,9% yoy.

Sementara Bank Jago membukukan laba bersih Rp 28,92 miliar pada semester I 2022. Nilai itu meningkat signifikan setelah bank digital milik Jerry Ng ini sempat mencatat rugi Rp 46,77 miliar pada tahun lalu.

Selanjutnya, ada perusahaan yang terafiliasi Shopee, yakni SeaBank yang mampu kantongi laba bersih Rp 5,97 miliar pada Juni 2022. Sama dengan Bank Jago, SeaBank juga berhasil memperbaiki keadaan setelah sempat rugi Rp 231,85 miliar pada Juni 2021.

Peningkatan kinerja tersebut akan menopang prospek ke depan. Ekonomi dan Praktisi Pasar Modal Lucky Bayu Purnomo memperkirakan saham-saham bank digital akan memiliki prospek cerah.

“Prospek bank digital bank cukup menarik walau masih di bawah kinerja saham gabungan. Dan kinerja sektor bank juga tidak minus seperti industri lain, sehingga secara jangka pendek, menengah, terutama jangka menengah masih menjadi pilihan,” kata Lucky, Jumat (5/8).

Untuk saat ini, ia menilai bank digital masih terus melakukan transformasi. Seiring dengan transformasi tersebut, diperkirakan kinerja bank digital akan terus tumbuh dan bisa bersaing dengan bank konvensional.

Di tengah kondisi tersebut, bank konvensional juga terus beradaptasi dalam menghadapi tren digital banking. Misalnya, Bank Bukopin menghadirkan inovasi perbankan digital bernama Wokee dan ada Jenius, aplikasi bank digital besutan BTPN.

“Emiten bank memiliki kesungguhan untuk beradaptasi di era digital banking karena bagian transformasi. Kemudian bank konvensional juga sekarang memiliki portofolio digital banking,” terangnya.

Sebab, kata dia, bank konvensional tidak mau kalah mengenalkan inovasi digital banking kepada masyarakat. Padahal mereka sudah yang memiliki kapitalisasi pasar (market cap) dan jumlah nasabah yang besar.

Dengan berbagai faktor tersebut, ia memperkirakan saham bank digital bisa menjadi pilihan. Lucky merekomendasikan saham Allo Bank (BBHI) untuk dikoleksi oleh para investor.

“BBHI menarik. Terbukti dari perusahaan yang terintegrasi seperti Bukalapak mendapatkan keuntungan karena memegang saham BBHI,” ungkapnya.

Bahkan setelah Chairul Tanjung mengakuisisi Bank Harda Internasional menjadi Allo Bank, ia menyebut perusahaan banyak melakukan inovasi dan akusisi produk perbankan hingga menghasilkan nilai buku tinggi.

Berbagai inovasi dan capaian Allo Bank tersebut, membuat saham Allo Bank menjadi pilihan ketimbang bank besar lain. Menurutnya, bank besar seperti BNI dan BRI memang sudah memiliki kapitalisasi pasar serta eksisting market share.

“Ini kembali ke profil risiko, tapi kalau mau mendapatkan fluktuasi yang menarik dari bank baru yang dihasilkan dari akusisi. Ibaratnya, bank kecil lebih mudah berlari dan beradaptasi menghadapi perubahan,” jelasnya.

Hingga Jumat (5/8), harga saham Allo Bank berada di level Rp 3.850. Ia memperkirakan saham bank digital tersebut bisa tembus Rp 4.500 pada tahun ini seiring dengan inovasi serta kinerja yang diperoleh perusahaan.

Di sisi lain, Pengamat Pasar Modal dari Universitas Indonesia (UI) Budi Frensidy justru melihat harga emiten bank digital masih kemahalan. Terlebih, harga saham apapun termasuk emiten bank digital akan konvergen ke nilainya dalam jangka panjang.

“Lebih baik ke emiten dengan fundamental yang bagus dan lebih teruji. Terutama yang memiliki dividen yield tinggi dan price to book value (PBV) serta price earning ratio (PER) rendah,” papar Budi.

Ia menyatakan, bank digital yang akan berhasil di Indonesia harus memiliki ekosistem digital dengan e-commerce ataupun transportasi online. Lantaran akan memberikan manfaat yang cukup signifikan bagi nasabahnya.

”Itu sebabnya bank digital yang bisa jalan ialah yang punya ekosistem. Sedangkan yang  lain, ya cuma ikut-ikutan supaya dapat valuasi yang tinggi alias ikut gorengan,” tuturnya.

NEWS RELATED

Kia Carens 1.5 iVT Lebih Murah Rp 60 Juta, Apa Bedanya Dengan Varian Termahal?

Kia Carens 1.5 iVT Lebih Murah Rp 60 Juta, Apa Bedanya Dengan Varian Termahal? Kia Carens 1.5 iVT Lebih Murah Rp 60 Juta, Apa Bedanya Dengan Varian Termahal? Apa bedanya Kia Carens versi termurah dengan yang termahal dengan selisih harga Rp 60 juta? Ini detailnya? Gridoto / Review & Test ...

View more: Kia Carens 1.5 iVT Lebih Murah Rp 60 Juta, Apa Bedanya Dengan Varian Termahal?

Kisah Pedagang Pasar "Nekat" Jualan Sayur "Online", Sisca: Dulu Orderan Sebulan hanya 3, Kini Omzet Rp 3 Juta Per Hari

Sisca Ria Yunita pemilik usaha sayur mayur dengan nama Agung Sayur. JAKARTA, KOMPAS.com – Tidak bisa dipungkiri ada beragam manfaat yang dirasakan ketika berjualan online. Tak memandang umur dan jenis usaha, siapa saja yang memanfaatkan platform online untuk berjualan, dipercayai omzetnya ikut melonjak. Hal inilah yang dirasakan oleh Sisca ...

View more: Kisah Pedagang Pasar "Nekat" Jualan Sayur "Online", Sisca: Dulu Orderan Sebulan hanya 3, Kini Omzet Rp 3 Juta Per Hari

Duel Antar Lini Laga PSS Vs Persib di Pekan Kelima Liga 1 2022-2023

Starting pemain Persib hendak melakuka team talk terakhir jelang laga Persib vs PSIS, Sabtu (13/8/2022) dalam laga pekan keempat Liga 1 2022-2023, di Stadion Gelora Bandung Lautan Api (GBLA). Persib saat ini menghuni peringkat ke-14 klasemen Liga 1 2022-2023 dengan raihan empat poin. KOMPAS.com – Persib Bandung akan meladeni ...

View more: Duel Antar Lini Laga PSS Vs Persib di Pekan Kelima Liga 1 2022-2023

Moms, Pahami Cara Menangani dan Mencegah Cedera saat Olahraga

Ilustrasi cedera saat olahraga. Foto: Have a nice day Photo/Shutterstock Salah satu cara untuk menerapkan gaya hidup sehat adalah dengan olahraga secara rutin. Ya Moms, olahraga merupakan kegiatan yang melibatkan gerak fisik dan dapat dilakukan oleh semua kalangan. Meski begitu, aktivitas ini perlu memperhatikan kondisi pelakunya, seperti usia dan ...

View more: Moms, Pahami Cara Menangani dan Mencegah Cedera saat Olahraga

Leclerc Belum Setara dengan Verstappen dan Hamilton

Pendapat tersebut dikemukakan mantan pakar ban Bridgestone untuk F1 sekaligus analis Viaplay, Kees van de Grint. Insinyur andal asal Belanda itu membandingkan bagaimana sikap ketiganya ketika menghadapi situasi sulit. Leclerc menunjukkan sinyal bakal jadi penantang gelar juara dunia musim ini, setelah mengoleksi dua kemenangan dan satu runner-up dari tiga balapan ...

View more: Leclerc Belum Setara dengan Verstappen dan Hamilton

Arahan Kapolri: Pulihkan Kepercayaan Masyarakat Usai Kasus Ferdy Sambo

Arahan Kapolri: Pulihkan Kepercayaan Masyarakat Usai Kasus Ferdy Sambo Kapolri Jenderal Pol. Listyo Sigit Prabowo mengumpulkan seluruh jajaran kepolisian mulai dari Polda hingga Markas Besar Polri pada Kamis (18/8). Dalam arahannya, Listyo meminta seluruh personel kembali meraih kepercayaan publik, terutama usai kasus kematian Brigadir Nofriansyah Yosua Hutabarat atau Brigadir ...

View more: Arahan Kapolri: Pulihkan Kepercayaan Masyarakat Usai Kasus Ferdy Sambo

Gagal Tembus 7.200, IHSG Menguat 0,17% ke 7.198 di Akhir Sesi I, Jumat (19/8)

Gagal Tembus 7.200, IHSG Menguat 0,17% ke 7.198 di Akhir Sesi I, Jumat (19/8) KONTAN.CO.ID – JAKARTA. Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) gagal bertahan di atas level 7.200 pada akhir perdagangan sesi I hari ini. Jumat (19/8) pukul 11.30 WIB, IHSG ditutup menguat 0,17% atau 12,01 poin ke 7.198,57. IHSG ...

View more: Gagal Tembus 7.200, IHSG Menguat 0,17% ke 7.198 di Akhir Sesi I, Jumat (19/8)

Jokowi Khawatir Rivalitas Negara Besar Ganggu Stabilitas

Jakarta, IDN Times – Presiden Joko “Jokowi” Widodo menyatakan rivalitas negara-negara besar berdampak terhadap stabilitas kawasan. Menurutnya, jika stabilitas kawasan baik di Asia maupun di tempat lainnya terganggu upaya untuk mendorong pertumbuhan ekonomi jadi terganggu. “Rivalitas negara-negara besar memang mengkhawatirkan. Yang kita inginkan agar kawasan ini stabil, damai, sehingga kita ...

View more: Jokowi Khawatir Rivalitas Negara Besar Ganggu Stabilitas

Cepat Klaim! Kode Redeem PUBG Mobile Jumat 19 Agustus 2022

[Cek Fakta] Video Luhut Perintahkan Kabareskrim Usut Pembunuhan Brigadir J Hoaks, Begini Faktanya

Presiden Vanuatu Bubarkan Parlemen Gegara Mau Tendang PM Pengkritik RI

Wabah PMK Belum Sepenuhnya Teratasi, Daerah Masih Tutup Pasar Hewan

Surplus Neraca Transaksi Berjalan Kuartal II Naik Jadi US$ 3,9 Miliar

Pilihan Bunga Deposito Terbaru 3%-5,88% per Tahun dari J Trust Bank

Kapolri Tegas Berantas Judi Online, Ancam Copot Pejabat Polri yang Terlibat

Hingga Agustus 2022, Ditemukan 7 Sumur Cadangan Migas Baru

Jason Momoa kembangkan film biografi perenang legendaris Hawaii

Kominfo masih dalami dugaan kebocoran data PLN

Peringati HUT ke-77 RI, TNI Gelar Bakar Batu di Pedalaman Papua

Deretan Pemain yang Mendapat Sanksi Berat di Piala Dunia

OTHER NEWS